Hari kedua yang juga hari terakhir gue di Casablanca, Marocco.
pagi-pagi ibu gue udah heboh karena minum air keran. jadi malem-malem ibu gue kehausan, dan biasanya setiap pergi kita selalu dapet minum, tapi kali ini nggak. terus ibu gue malem-malem bangun nyari minum, ada sih minuman di tas gue sisa perjalanan di pesawat tapi itu juga udah setengah, terus mau beli tapi udah malem, jadinya ibu gue minum air keran. dipikir ibu gue air keran disini sama di eropa sama-sama bisa diminum, ternyata nggak hahaha, sama aja kayak di Indonesia.
terus kita siap-siap pergi ke kota Rabat dan Tangier, tapi sebelumnya gue sama ibu gue jajan minuman dulu takut kehausan lagi hahaha.

Terus kita siap-siap pergi ke daerah kota biru, namanya Rabat. jadi di kota Rabat ada daerah namanya Casbah, itu adalah tempat pemukiman kayak di Santorini, Yunani. Casbah ini adanya di tepi Samudera, jadi rumahnya di cat berwarna putih biru. Penduduk asli setempat dan penduduk pendatang yaitu Yahudi tinggal bersama di daerah tersebut. penduduk asli setempat punya alasan kenapa setiap rumah di cat berwarna biru putih ya untuk melambangkan perdamaian gitu karena bagi mereka, warna biru melambangkan perdamaian ceunah. jadi maksudnya saling menghargai dan menjaga satu sama lain dengan penduduk pendatang.

Karena Casbah ini jadi kota wisata, ada pedagang souvenir di rumah-rumah tersebut.

Lalu lanjutlah perjalanan kita ke Tangier, tapi sebelumnya stop by dulu di Mohammed V Mausoleum dan Hasan Tower yang merupakan menara masjid yang gak selesai pembangunannya.
Setelah foto-foto dan lihat-lihat, kita pergi ke restaurant untuk makan siang dan lanjut perjalanan ke Tangier untuk nginap disana, tempat persinggahan kita untuk nyebrang ke Spanyol besok pagi.

Sesampainya di Tangier, kita mampir ke atas bukit untuk melihat Samudera yang tidak pernah bersatu, yaitu Samudera Atlantik dan Samudera Pasifik, sayangnya kita sampai pas udah mau magrib, jadi keliatan dari atas bukit gak terlalu terlihat jelas. huhu tapi terharu akhirnya bisa melihat secara langsung walau hanya dari atas bukit bukan atas kapal.
Sayang banget foto-foto pemandangan gue udah hilang di handphone yang udah rusak itu :'( jadi mon maap ini fotonya muka-muka saya semua gitu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar