Rabu, 15 November 2017

Perjalanan di Spanyol

Akhirnya gue menyebrangi laut dari Benua Afrika ke Benua Eropa, dari Tangier, Marocco ke Algeciras, Spanyol!

Hari Pertama di Spanyol
Rasanya kayak mimpi! gue habis dari Benua Afrika terus menginjakan kaki di Benua Eropa dalam beberapa menit aja gitu. saking excitednya, gue hampir kehilangan handphone di Kapal, ya Allah gue gak sadar, sampai mau turun kapal kalau hape gue ketinggalan, tapi tiba-tiba gue denger pengumuaman kalau telah ditemukan hape, terus gue cek-cek saku gue, kalung gue (jadi hape gue dikalungin pake lanyard gitu) ternyata itu hape gue! terima kasih ya Allah masih rezeki :')

sesampainya di Spanyol, kita cek-cek barang lagi, cek orang lagi apa ada yang kurang atau lebih sambil nunggu bis nya dateng. Akhirnya bis datang dan mulailah perjalanan kami ke Granada yang memakan waktu berjam-jam, gue inget sampai kota Granada itu sekitar jam 4 sore. Kotanya indah bangeeeeetttttt! gue sejatuh cinta itu sih sama Spanyol, dibayangan gue, Spanyol itu negara yang rame dan repot gitu, ternyata nggak, orangnya ramah-ramah, terus tentram (ya gue belum aja ngerasain di Madrid! hahaha).

Makan siang masih di daerah Algeciras
Mampir dulu di rest area beli jajanan 

Berhubung karena perjalanan jauh dan memakan waktu kebanyakan di bis, jadi gak terlalu banyak foto-foto, tau-tau gue bangun udah di kota Granada aja. GRANADA INDAH BANGEEET :") jatuh cinta pada injakan pertama.

satu-satunya foto di Granada yang tersisa, didepan Hotel

Hari Kedua di Spanyol

Keesokan harinya, kita berkunjung ke Istana Alhambra, yang merupakan saksi kejayaan islam di Spanyol (dulunya dinamakan Andalusia). Istana ini letaknya ada diatas bukit perbatasan Granada. Sesampainya disana, ternyata gerimis-gerimis hujan, dingin banget, jadinya dari atas gak terlalu jelas pemandangannya karena tertutup mendungnya hujan.


Istananya indah banget subhanallah pokoknya, gue gak terlalu paham soal arsitektur-arsitekturan, tapi dari yang gue lihat, keren banget sih  bangunannya megah tapi gak bermegah-megahan, indah banget pokoknya, dari lantainya, ubinnya, dindingnya, langit-langitnya sampai tanamannya, semua terlihat sempurna dimata gue..




Tile-tilenya tuh cantik-cantik. padahal ini dibangun jaman dulu banget, saat islam masih berjaya disana, tapi karena dirawat terus jadi keindahannya abadi.







Selanjutnya, sehabis makan siang dan belanja souvenir, kita siap-siap menuju kota Sevilla. Huhu rasanya kurang puas di Granada, saking indahnya kota ini.
Sesampainya di Sevilla, masih sore, masih ada matahari, lalu acara bebas. berhubung kota kita dekat sama Stadion Bola Sevilla Futbol Club, jadi gue sama ibu gue main ke daerah stadion, tapi cuma untuk beli baju bola Sevilla untuk abang gue hahaha. Abis itu gue sama ibu gue keluar masuk mol aja.



Hari Ketiga di Spanyol 
Hari pertama di kota Sevilla, stop by pertama kita adalah Sevilla Plaza de Espana.
Jadi sebelum gue ketempat-tempat wisata, gue googling dulu sehari sebelumnya, entah googling weather nya atau kondisi lingkungannya untuk menyesuaikan baju yang akan dipakai hahahahahaha. 
Pas gue googling, ternyata ini tempat syutingnya Star Wars! tapi gue gak tau Star Wars yang keberapa karena gue nggak ngikutin filmnya. 

Photo's Source : Click Here


wah gue benar-benar beruntung banget bisa kesini, benar-benar seindah itu pantas saja Star Wars ambil scene disini.





Bangunannya berbentuk setengah lingkaran yang di depannya terpampang kanal kayak di Venice. Cantik banget 








Bangunan ini digunakan untuk kantor birokrat dan museum. kebetulan kita datang saat weekend. Indah banget yaaa. Oh iya kita datang di bulan Maret saat cuaca lagi sejuk-sejuknya. Matahari cerah tapi tidak gerah, juga kita tidak kedinginan seperti saat bulan-bulan Desember-Januari. 


Sehabis itu, kita pergi melanjutkan perjalanan ke Gereja, yaitu Giralda Cathredal. Gak terlalu banyak foto ditempat ini, karena berantem sama mama gara-gara mama minta foto terus setiap langkah sedangkan gue pengen juga fokus denger tour guide yang ceritain tentang gereja ini. Cuma yang gue ingat, gereja ini dahulunya adalah masjid pada masa kejayaan islam di Andalusia (kini Spanyol). Pokoknya yang gue ingat, perebutan lahan dan bangunan ini pelik, sampai pada akhirnya ditetapkan menjadi Gereja oleh pemkot Sevilla. Bukti bahwa ini adalah bekas masjid terlihat dari menara gerejanya yang merupakan bagian dari masjid. Setelah itu caw kita makan sore.

Mamaku berpose di depan gereja Giralda, dibelakangnya itu menara masjid yang kini jadi menara gereja


Senin, 23 Oktober 2017

Perjalanan Ke Morocco Hari Kedua

Hari kedua yang juga hari terakhir gue di Casablanca, Marocco.
pagi-pagi ibu gue udah heboh karena minum air keran. jadi malem-malem ibu gue kehausan, dan biasanya setiap pergi kita selalu dapet minum, tapi kali ini nggak. terus ibu gue malem-malem bangun nyari minum, ada sih minuman di tas gue sisa perjalanan di pesawat tapi itu juga udah setengah, terus mau beli tapi udah malem, jadinya ibu gue minum air keran. dipikir ibu gue air keran disini sama di eropa sama-sama bisa diminum, ternyata nggak hahaha, sama aja kayak di Indonesia.
terus kita siap-siap pergi ke kota Rabat dan Tangier, tapi sebelumnya gue sama ibu gue jajan minuman dulu takut kehausan lagi hahaha. 



Terus kita siap-siap pergi ke daerah kota biru, namanya Rabat. jadi di kota Rabat ada daerah namanya Casbah, itu adalah tempat pemukiman kayak di Santorini, Yunani. Casbah ini adanya di tepi Samudera, jadi rumahnya di cat berwarna putih biru. Penduduk asli setempat dan penduduk pendatang yaitu Yahudi tinggal bersama di daerah tersebut. penduduk asli setempat punya alasan kenapa setiap rumah di cat berwarna biru putih ya untuk melambangkan perdamaian gitu karena bagi mereka, warna biru melambangkan perdamaian ceunah. jadi maksudnya saling menghargai dan menjaga satu sama lain dengan penduduk pendatang. 

Karena Casbah ini jadi kota wisata, ada  pedagang souvenir di rumah-rumah tersebut.  

Lalu lanjutlah perjalanan kita ke Tangier, tapi sebelumnya stop by dulu di Mohammed V Mausoleum dan Hasan Tower yang merupakan menara masjid yang gak selesai pembangunannya.

Setelah foto-foto dan lihat-lihat, kita pergi ke restaurant untuk makan siang dan lanjut perjalanan ke Tangier untuk nginap disana, tempat persinggahan kita untuk nyebrang ke Spanyol besok pagi.

Sesampainya di Tangier, kita mampir ke atas bukit untuk melihat Samudera yang tidak pernah bersatu, yaitu Samudera Atlantik dan Samudera Pasifik, sayangnya kita sampai pas udah mau magrib, jadi keliatan dari atas bukit gak terlalu terlihat jelas. huhu tapi terharu akhirnya bisa melihat secara langsung walau hanya dari atas bukit bukan atas kapal. 
Sayang banget foto-foto pemandangan gue udah hilang di handphone yang udah rusak itu :'( jadi mon maap ini fotonya muka-muka saya semua gitu.








Selasa, 10 Oktober 2017

Perjalanan ke Morocco Hari Pertama

Gue mau share pengalaman gue waktu jalan-jalan ke Morocco.. Dari dulu gue emang sangat mengimpikan buat bisa injak kaki di sana.. semenjak nonton Film Children of Heaven sih.. oke oke gue tau kalo film ituuuu bukan asli dari Morocco. hmmmmm dari mana ya gue mulai sukanya, oh ya waktu kecil, setiap bulan puasa suka ada kan acara tv yang mendidik gituuuu tentang jazirah negara islam, nah salah satunya bahas tentang Morocco, sejak itu gue suka. alasan lain gue sukaaa banget sama negara timur tengah tuh salah satunya itutuuuh semuanya unik bangettt dari kain-kainnya yang unik sampai bangunannyaaaa.... oh ya gue emang suka Morocco, tapi sampai sekarang gue belum pernah nonton film Casablanca hahahaha.

Oh iya ingin mengklarifikasi dahulu nih sebelumnya, kebanyakan foto-foto yang gue upload ini isinya ada orangnya sebadan-badan, jarang ada yang cuma pemandangan doang, soalnya handphone gue rusak dan foto nya pada kehapus semua kecuali dari aplikasi editing dan kiriman dari Whatsapp Mamaku.

oke saatnya mulai cerita perjalanan gue aja lah ya. ya!
Gue setiap jalan-jalan sama orang tua (jalan-jalan yang bukan di dalam negri) pasti kami selalu pakai  agensi Travel. Yang pertama karena orangtua gue itu pasti maunya yang sudah pasti-pasti, mulai dari tempat tinggalnya sampai makanannya. Yang kedua karena bahasa, kebanyakan kami pergi ke negara luar yang bahasanya pakai bahasa lokal mereka, bukan bahasa inggris. Jadi kami juga mau cari aman dan intinya, PASTI.

Jadi, kami berangkat pakai pesawat Qatar, seperti biasa transit dulu di Doha.. gue kurang hapal sih berapa jam nya, kurang lebih Jakarta - Doha sekitar 8 jam, lalu transit 3 jam, lanjut lagi Doha - Casablanca sekitar 8 jam jugaa.
Lalu sampailah kami menginjakkan kaki di Mohammed V International Airport, Bandara internasional di Casablanca.
Ini dia penampakan Bandara International-nya Casablanca,
tidak ada yang spesial sih.
Jauh dari ekspektasiku bahwa bandara Internationalnya akan semewah
Doha atau Qatar (kalau Abu Dhabi atau Dubai jangan dibandingkan).

Sesampainya di Morocco gue seneeeeng parah... Gak ngerti lagi mesti nyengir-nyengir atau gimana yang jelas gue bingung harus bertindak apa jadi gue berakting normal saja seperti tidak ada yang spesial padahal SENENG PARAHHH... sesampainya masuk kota Casablanca, gue merasa kok kotanya sepiiiii banget. kayak gak ada kehidupan banget deh. Gue bingung kan soalnya Casablanca kan kota terbesar dan pusat perdagangan di Maroko (sekarang gue ganti penulisannya Maroko aja yah)! Setelah gue tanya tour guide, dia bilang iya karena hari minggu, jadi kebanyakan mereka lebih banyak ngabisin waktu dirumah. Beda aja sama kota-kota di negara-negara besar lainnya, gak weekend gak weekdays, rame terus.

Nah ini yang tadi gue bilang cuma boleh foto disini aja.
idak dimana-mana.
Terus kita menuju  King's Palace, disana cuma dibolehin foto-foto aja dari luar dan gak boleh ambil foto terlalu jauh, maksudnya sampe keliling-keliling cari spot foto gak boleh, cuma boleh di depan doang pokoknya. so sad..

Pemukiman Casablanca

Nah setelah kita mengunjungi King's Palace, kita jalan menuju tempat bis parkir dengan menyusuri pemukiman warga Casablanca ini. Beginilah kira-kira penampakan pemukiman disana.


Hamsa: Hand of Fatima
Jadi setiap pintu rumah penduduk, mereka pasang buat ketok - ketok pintu atau Knock Door bentuknya kayak tangan gitu, kalian kalau anak Hippies-hippies pasti tau ini lambang apa. Sebenernya ini adalah lambang Khamsa atau Hand of Fatima. Khamsa ini dari bahasa arab artinya Lima, dilambangkan dari Lima Rukun Islam. Mereka sengaja pasang di depan pintu karena mereka mempercayai Hand of Fatima ini dapat "menangkal" dari mata jahat, makanya ada mata di tengah bentuk tangan itu.. Yaa maka nya mereka masang lambang ini di setiap depan pintu utama rumah mereka, karena menurut mereka itu adalah lambang perlindungan dan keberuntungan.. dengan begitu banyak souvenir bentuk ini mulai dari gelang, kalung sampai pajangan yang laku. Jadi lambang ini juga membawa rejeki untuk mereka, yaitu sebagai mata pencaharian mereka untuk souvenir para turis.

Setelah dari King's Palace, kita caw pergi keeee...... PANTAI! YEAY! Selama perjalanan menuju pantai, kita ngelewatin pusat perbelanjaan dan pemukiman yang ternyata..... RAMAI. Ternyata ramainya tuh di dekat-dekat pantai loh. Gue kira ini kota orang-orang nya bener-bener quality time dirumah. Nah deket pantai ini juga banyak pemukiman mewah, bener-bener mewah yang kayak di film-film Hollywood kalau lagi shooting yang atmosfer nya arab-arab gitu. disini juga bertebaran produk-produk amerika disana ya tau kan itu apa aja dari coffee shop sampai fastfood.
Ini foto mamaku di pinggir laut samudra atlantik,
sambil nyemil kacang ditangannya
Sesampainya di pantai, gue bener-bener ngango, bengong gitu... Masha Allah.. gue bener-bener berada di benua Afrika?? BENUA AFRIKA???? masih terbayang-bayang gue lihat-lihat lautnya, pantainya, orang-orangnya, jalanannya, tanahnya, bangunannya....  dan ini gue di pinggir laut Mediteranian?? SUPER EXCITED saat itu! saat gue heboh gitu ke ibu gue, pak Paulus (tour guide kami) berkata bahwa ini laut bukan laut mediteranian, tapi Samudra Atlantic, terus gue tanya "kapan pak kita kesana? kita nanti naik kapal buat liat perbatasan laut yang ketara itu juga pak?", namun sayang jawaban pak Paulus tidak membuat gue bahagia huhu, jadi nanti kami bisa mampir ke perbatasan atau pertemuan antara laut atlantik dengan laut mediterania dari atas aja bukan dari kapal HUHU, tapi nanti hari terakhir di maroko kami liatnya. Saat itu juga gue tidak bisa bertindak dan berkata apa-apa lagi selain sabar menunggu hari itu!! oh ya katanya, warga maroko ini disebut White African, hmm mungkin karena mereka berkulit putih? 
Depan Restaurant yang ramai pengunjung,
karena menyuguhkan pemandangan laut
Semacam kayak di Beverly Hills gitu ya

tampak depan pintu masuk menuju perkarangan mesjid Hassan II


Sebenernya tujuan utamanya tidak di pantai, tapi ke Hassan II Mosque, yang tepatnya ada di pinggir pantai. Mesjid ini dikatakan mesjid terapungnya Casablanca, karena kalau air laut pasang ini terlihat seperti terapung diatas air laut sama seperti mesjid terapung di Jeddah. 

Setelah ngaso-ngaso di pantai, kami pun menuju Masjid Hassan II untuk Solat Dzuhur, memang tour guide nya sengaja ngajak kita nyantai-nyantai di pinggir pantai untuk nunggu waktu Dzuhur disana.

Nah ini tampak di perkarangan mesjid Hassan II.
Bagus banget Ya Allah







Oh iya suhu di maroko saat itu dingin tapi anget. Bisa dikatakan sejuklah.

Sesudah kami Solat Dzuhur disana, kami diajak menuju tempat makan siang di dekat situ juga. Makan makanan lokal disana. Sayang sekali gue tidak ada foto makanannya. Makanannya semacam makanan arab tapi lebih kering lagi.Tapi kami sudah menyiapkan senjata makan yang ampuh, yaitu saos sambal! makanan apapun disana akan terasa mendingan kalau pakai saos sambel :(



Itu yang ada menara tempat belanja kami,
namanya Old Medina. Old medinanya Casablanca ya

Sehabis makan, kami lanjut jalan-jalan keliling kota Casablanca, kelilingnya gak jauh-jauh banget dan didalam bis aja liat-liatnya gak turun. Pas di dalam bis, ibu-ibu seperti biasa nanya "ada shopping-shopping gak pak Paulus?" dan ketika pak Paulus menjawab keresahan ibu-ibu, seketika itu juga ibu-ibu tenang, karena.......YA BETUL! Akhir tujuan  terakhir hari itu kami diajak ke pusat perbelanjaan di maroko, namanya Old Medina. Jangan harap tempatnya kayak yang di film-film atau cuplikan-cuplikan iklan yang syutingnya di  tempat perbelanjaan Maroko yang aestetik itu. karena sesungguhnya tempatnya yang kita lihat di tivi-tivi itu kebanyakan di Marakech bukan Casablanca.



Namnun keheningan ibu-ibu tersebut pecah seketika, ketika pak Paulus bilang "30 menit aja ya ibu-ibu kita belanjanya". Bayangin... seorang ibu-ibu atau wanita disuruh belanja 30 menit???!! berasa sedetik itu mah. Kericuhan demi kericuhan dan negosiasi pun tak di waro oleh pak Paulus, 30 menit tetaplah 30 menit, karena hari telah sore dan kami harus sampai di hotel sebelum malam tiba karena udah janji sama pihak hotelnya jam segitu.

Sesampainya di Pusat perbelanjaan, kami lihat-lihat, hmmm... hmmm... oke benar kata pak Paulus kalau 30 menit saja sudah cukup bagi kami. Karena barang-barang yang di jual tidak seperti yang kami harapkan dan kami bayangkan sebelumnya, apalagi mahal-mahal dengan kualitas barang yang seperti itu!

Baiklah pak Paulus, kami menuruti anda sebelum 30 menit bahkan kami sudah pulang menuju hotel. hahahahaha.

Sesampainya di hotel, sampai juga pada penghujung cerita hari pertama perjalanan gue ke kota Casablanca di Maroko atau Morocco.

Ditunggu ya cerita perjalanan gue yang lainnya!




Selasa, 29 Agustus 2017

HolyShhhhhhkin

Udah 5 bulan ini, gue kecanduan skincare. Awal mula saat gue baru pulang dari naik gunung, gue ngerasa kulit gue sangat kering dan kusam karna kena sinar matahari dan gak cuci muka selama 4 hari. Dulu gue cuma kenal sabun cuci muka, sabun andalan gue dari kuliah itu Sariayu yang khusus jerawat, itu bener-bener baguuuuussssssss banget di muka gue, seger dan cerah gak kusam. Gue baru kenal dan rajin sabun cuci muka karna ibu gue khawatir banget sama muka gue yang kusam karna sering kena asap kendaraan dan jalan kaki dari kosan ke kampus di siang bolong. Jadi lah ibu gue bawa gue ke Sariayu, karna ibu gue gak mau gue kenal prodak macem-macem yang gak kenal bahan-bahannya alami atau tidak dan utamanya ibu gue gak mau muka gue kena obat dokter seperti yang anak-anak remaja pada umumnya gunakan. Jadi ibu gue bawa gue ke counter Sariayu yang memang sudah dari jaman ibu gue juga Sariayu terpercaya akan khasiatnya yang alami dan tidak ada efek samping apa-apa. Dari situ gue dikasih sabun cuci muka yang khusus jerawat dan sunblock (tapi sunblock jarang gue pakai, karena lengket banget, waktu itu gue mikirnya gitu).

Abis itu, berjalannya waktu, gue mulai cari-cari tahu sendiri skincare-skincare yang bagus dan cocok. Saat itu gue udah lulus kuliah, saat itu gue habis pulang dari bali dan muka gue keliiiiiiinggg parah udah gitu beruntusan karna gue ga cuci muka habis main di laut. Gue cari-cari lah produk kecantikan, eh nemu Benscrub yang bubuk kopi ajaib itu loh, akhirnya gue nyoba beli karna kebetulan lagi promo package sama Sukin clay Mask dan Hello Hair Mask, liat review para beauty blogger sih bagus-bagus. Ternyata lumayan hemat loh, Benscrub dan Hello Hair Mask sendiri, gue baru habis setelah 8 bulan, dengan harga yang segitu. Kalo Sukin Clay Mask sih masih ada sampe sekarang, karena gue males pake nya mesti cuci bersihin kelupasin gitu.

Laluuu, gue dikasih tau temen kalau ada onlineshop yang jual skincare korea, muraaaaaaaaaahhhh banget dibanding onlineshop-onlineshop lain, pasti kalian tau ya... yak betul namanya Althea. Jadilah gue beli skincare disitu, gue jatuh cinta banget sama skincare Laneige karna bener-bener cocok banget di kulit gue!! Sebelumnya gue pernah sih beli trial kit nya Laneige di onlineshop di Instagram, dan bener-bener gue terkagum-kagum sama hasilnya, muka gue bener-bener mulusssssss parah dan gak ada efek samping apa-apa kalo udah stop pemakaian (karna udah habis trus ga sanggup langsung beli, hiks). padahal baru 4 hari pakai udah keliatan khasiatnya.

Duh bener-bener deh kincare Korea, parahhhhhh suka banget! Sebelum gue kenal Laneige, gue pernah coba SK-II, awalnya tergoda karena mbak Alodita di Instagramnya, yang holygrail dia banget itu. Terus suatu ketika, ibu gue tiba-tiba bilang mau beli SK-II karna kata temen-temen ibu gue itu bagus banget (biasa emak gue lebih percaya perkataan temen-temennya dibanding gue yang terdahulu). Jadi ibu gue akhirnya beli SK-II, dan gue pun ikutan coba punya ibu gue.
Hasilnya gak signifikan menurut gue.. saat itu gue mikir mungkin karna pemakaiannya harus rutin dan lama baru kelihatan hasilnya. Tapi nyatanya nggak juga sih, setelah gue 6 bulan pakai gak ada kelihatan hasilnya gitu, baik hasil yang bagus di kulit gue ataupun jelek.

 Awal kenal skincare Korea itu si Laneige, tapi makin kesini gue seperti tidak kuat dengan harganya dan mencoba mencari merk lain yang khasiatnya gak jauh beda tapi harganya terjangkau. Kebetulan waktu itu temen gue ke Korea, gue pengen banget nitip skincare disanaaaa! masih bingung sama pilihan-pilihan skincare apa yang bagus, cocok dan terjangkau harganya buat gue. Terus gue  akhirnya nitiplah Skinfood Black Sugar Mask karna dikasih tau temen gue kalo itu bagus banget buat kulit gue yang kering. Dan ternyata.. IYA DONG, cocok banget di gueeee. Muka gue yang tadinya kulitnya kelopek kering dan kadang suka bruntusan kalo lagi kering parah, jadi mulussss halussss liciiinnn dan seger deh. Make Up juga jadi nempel dengan sempurna. Udah gitu awet lagi sugar masknya, lagi-lagi  hampir setahun baru habis.

Suatu ketika gue dapet oleh-oleh Sheet Mask dari temen gue yang balik dari Korea, gue dari dulu sangat underestimate sama sheet mask, barangnya kecil, terus cuma kertas nempel doang, masa iya ada pengaruhnya di muka??? yang selama ini gue percaya cuma clay mask atau masker-masker bubuk yang diracik dikasih air terus ditabur dimuka (itupun suka gak berpengaruh), lalu gue coba lah sheet masknya, daaan... WAAAWWWWW! Seketika muka gue jadi glowing habis make sheet mask itu. DUHHH lagi-lagi produk Korea yang bikin gue takjub!

Dari situ gue jadi ngerti sama kulit gue dan produk apa yang baik untuk kulit gue terima. Sejauh ini produk-produk perawatan kulit dari Korea cocok banget di gue. Dan sejauh ini juga gue baru percaya sama sheet mask, cleansing dan pelembab. Gue belum tau untuk toner, serum, essence dan lain sebagainya yang cocok di gue (ada sih yang bikin gue penasaran tapi harganya gak bikin gue penasaran lagi)

Nah mari kita balik ke pembahasan utama, jadi 5 bulan lalu gue nemu review di Youtube tentang Neogen, produk dia bener-bener holygrail nya para Beauty Guru. Dari si bule sampai asians. Saking diburunya, onlineshop yang gue tuju, barangnya pada sold out, ada stock nya tapi di onlineshop yang harganya mahal-mahal. Jadilah gue sabar menunggu, hingga pada akhirnya onlineshop yang gue tuju ini barangnya Back in Stock!! YAYY!!(sekarang onlineshop ini jadi favorit gue, karena murah parahh sih dibandung olshop lain setelah gue riset dierbagai onlineshop, mulai onlineshop yang di promosiin beauty influencer sampai yang ecek-ecek, terus juga karna di Althea barangnya gak ada dan juga lama pengirimannya karena tertahan bea cukai)  langsung tanpa pikir-pikir lagi ngeri kehabisan lagi akhirnya gue klik, dan... YAY JADI MILIK KU OH NEOGEN!
Oh ya, gue beli Neogen Bio Peeling Pads yang Green Tea, (Sebenernya mau yang Lemon, tapi waktu itu cuma yang Greentea yang restock).

Udah 4 hari gue pakai Neogen Bio Peeling Pad ini, dan benar saja yang dikatakan Beauty Guru, muka kita jadi halus dan kasar-kasar (apalagi yang kulit nya kayak gue) hilang seketika karena memang dia jago dalam exfoliate!


Gue mau review masing-masing skincare yang selama ini gue pakai beserta kasih info dimana saja gue beli nya, dari yang paling benci sampai yang paling ku sayang.
Tapi di postingan selanjutnya.
OHKAY. See You!

Kamis, 02 Maret 2017

Sholat Itu Wajib

mungkin ini post pertama gue berbicara tentang agama.
tenang, ga ada unsur politik politiknya kok. gue cuma mau mengutarakan apa yang ada dipikiran gue, dan gue langsung tulis aja, jadi mohon maaf bagi yang membacanya tidak nyaman karena mungkin kata-katanya berantakan dan tidak tertata dengan rapih.
Sholat adalah tiang agama.
sholat untuk semua orang umat islam, bukan hanya untuk yang menurut kalian beriman, baik perbuatan, baik perkataan, baik akhlak. tapi untuk semua, semua umat islam. Sholat itu wajib, sholat wajib 5 waktu, kalau kamu mengerjakan sholat sunnah itu lebih baik.

gue dari dulu suka denger ceramah-ceramah ustad / ustadzah dan orang-orang alim bilang, kamu kalau minum-minum sholat tidak akan diterima selama 40 hari. kamu kalau maksiat sholat kamu tidak akan diterima. kamu kalau bandel ini itu blabla ibadah kamu tidak akan diterima.

bingung kan? sejahat itu kah Allah swt tidak menerima sholat kita? bagaimana kalau kita yang pada saat itu benar2 tulus beribadah dan sholat mencoba untuk kembali menjadi manusia yang mulia?
segampang itu orang menjudge "sholatmu tidak akan diterima kalau kamu blabliblu".
sehingga orang-orang yang ingin bertaubat, misalkan, akan putus asa karena udah dengar kalimat seperti itu. mereka akan pikir "buat apa gue sholat, toh gue  sholat juga gak akan diterima karena gue udah berbuat dosa. buat apa gue ibadah, toh gue udah jelek dimata Allah swt".
ooohhh! sama satu lagi, setiap bangun subuh kesiangan, pasti kamu udah pernah denger "sholatmu gak akan diterima karena kamu bangun kesiangan, pas matahari udah terbit, kamu nanti jadinya sembah setan".

kalau saya pikir, saya akan tetap saja sholat, toh niat saya sholat tulus menyembah Allah swt, dan saya kesiangan bukan karena sengaja disiang2in. kalo memang alasannya karna disiang2in sih itu memang keterlaluan, tapi kalau tidak sengaja? saya pernah dengar kalimat seperti itu kalau bangun kesiangan dan telat sholat subuh ketika matahari sudah terbit, saya jadi membatalkan sholat saya, karena matahari sudah terbit nanti saya jadinya sembah iblis/setan bukan Allah swt. lagi-lagi karena itu saya tidak sholat subuh.

nah bagaimana untuk mereka yang berbuat zina, dosa, maksiat namun ingin berubah? kalian harus tetap sholat, karena sholat itu wajib hukumnya.
kamu peminum, tetaplah sholat, kamu pezina, tetaplah sholat. dengan begitu berarti kamu masih punya hati, masih tetap mengingat Allah swt, Tuhan mu, tuhan semesta alam, walaupun perbuatan dosa mu masih besar dibanding ibadah mu, siapa yang tau kalau kamu tidak meninggalkan sholat, hidayah pun datang, kamu jadi ingin berhenti melakukan perbuatan dosa.

kayak gini deh, kaya sebuah karat, kalau tiap hari kamu bersihkan karat itu lama-lama karat itupun menghilang, jadi bersih. coba misalkan karat itu didiemiiiin aja terus, gak dibersih-bersihin, dicuekin saja, yaudah karatnya makin menjadi-jadi.

tapi jangan juga kamu menjadi orang yang memain-mainkan agama. tapi saya yakin sih, pasti ruang di hati kamu masih ada tersedia untuk iman islam walau masih belum besar, tapi lama-lama ruang itu akan besar dengan iman. Insha Allah.

sekian

tidak peduli yang lalu, tidak pula akan datang saat ini, sekarang, ialah hal yang paling utama. tersadar bahwa hidup yang sebenar-benarnya