mungkin ini post pertama gue berbicara tentang agama.
tenang, ga ada unsur politik politiknya kok. gue cuma mau mengutarakan apa yang ada dipikiran gue, dan gue langsung tulis aja, jadi mohon maaf bagi yang membacanya tidak nyaman karena mungkin kata-katanya berantakan dan tidak tertata dengan rapih.
Sholat adalah tiang agama.
sholat untuk semua orang umat islam, bukan hanya untuk yang menurut kalian beriman, baik perbuatan, baik perkataan, baik akhlak. tapi untuk semua, semua umat islam. Sholat itu wajib, sholat wajib 5 waktu, kalau kamu mengerjakan sholat sunnah itu lebih baik.
gue dari dulu suka denger ceramah-ceramah ustad / ustadzah dan orang-orang alim bilang, kamu kalau minum-minum sholat tidak akan diterima selama 40 hari. kamu kalau maksiat sholat kamu tidak akan diterima. kamu kalau bandel ini itu blabla ibadah kamu tidak akan diterima.
bingung kan? sejahat itu kah Allah swt tidak menerima sholat kita? bagaimana kalau kita yang pada saat itu benar2 tulus beribadah dan sholat mencoba untuk kembali menjadi manusia yang mulia?
segampang itu orang menjudge "sholatmu tidak akan diterima kalau kamu blabliblu".
sehingga orang-orang yang ingin bertaubat, misalkan, akan putus asa karena udah dengar kalimat seperti itu. mereka akan pikir "buat apa gue sholat, toh gue sholat juga gak akan diterima karena gue udah berbuat dosa. buat apa gue ibadah, toh gue udah jelek dimata Allah swt".
ooohhh! sama satu lagi, setiap bangun subuh kesiangan, pasti kamu udah pernah denger "sholatmu gak akan diterima karena kamu bangun kesiangan, pas matahari udah terbit, kamu nanti jadinya sembah setan".
kalau saya pikir, saya akan tetap saja sholat, toh niat saya sholat tulus menyembah Allah swt, dan saya kesiangan bukan karena sengaja disiang2in. kalo memang alasannya karna disiang2in sih itu memang keterlaluan, tapi kalau tidak sengaja? saya pernah dengar kalimat seperti itu kalau bangun kesiangan dan telat sholat subuh ketika matahari sudah terbit, saya jadi membatalkan sholat saya, karena matahari sudah terbit nanti saya jadinya sembah iblis/setan bukan Allah swt. lagi-lagi karena itu saya tidak sholat subuh.
nah bagaimana untuk mereka yang berbuat zina, dosa, maksiat namun ingin berubah? kalian harus tetap sholat, karena sholat itu wajib hukumnya.
kamu peminum, tetaplah sholat, kamu pezina, tetaplah sholat. dengan begitu berarti kamu masih punya hati, masih tetap mengingat Allah swt, Tuhan mu, tuhan semesta alam, walaupun perbuatan dosa mu masih besar dibanding ibadah mu, siapa yang tau kalau kamu tidak meninggalkan sholat, hidayah pun datang, kamu jadi ingin berhenti melakukan perbuatan dosa.
kayak gini deh, kaya sebuah karat, kalau tiap hari kamu bersihkan karat itu lama-lama karat itupun menghilang, jadi bersih. coba misalkan karat itu didiemiiiin aja terus, gak dibersih-bersihin, dicuekin saja, yaudah karatnya makin menjadi-jadi.
tapi jangan juga kamu menjadi orang yang memain-mainkan agama. tapi saya yakin sih, pasti ruang di hati kamu masih ada tersedia untuk iman islam walau masih belum besar, tapi lama-lama ruang itu akan besar dengan iman. Insha Allah.
sekian
Langganan:
Komentar (Atom)
tidak peduli yang lalu, tidak pula akan datang saat ini, sekarang, ialah hal yang paling utama. tersadar bahwa hidup yang sebenar-benarnya
-
Gue mau share pengalaman gue waktu jalan-jalan ke Morocco.. Dari dulu gue emang sangat mengimpikan buat bisa injak kaki di sana.. semenjak ...
-
Gue habis liat-liat foto jaman kuliah dulu. seru banget dipikir-pikir masa itu, banyak keceriaan dibalik ketakutan akan masa depan yang bel...
-
HALO! apa kabar nih blogkuuuu? Alhamdulillah gue ngerasa sangat bersyukur banget beberapa bulan ini. Gue merasa setiap harinya bahagia tapi ...