Seburuk-buruknya orang, tetap gue yang terburuk,
Seburuk-buruknya anak, tetap gue yang terburuk,
Seburuk-buruknya perempuan, tetap gue yang terburuk,
Seburuk-buruknya makhluk, tetap gue yang terburuk,
di mata orang tua gue.
Seburuk-buruknya orang, tetap gue yang terburuk,
Seburuk-buruknya anak, tetap gue yang terburuk,
Seburuk-buruknya perempuan, tetap gue yang terburuk,
Seburuk-buruknya makhluk, tetap gue yang terburuk,
di mata orang tua gue.
tidak peduli yang lalu, tidak pula akan datang saat ini, sekarang, ialah hal yang paling utama. tersadar bahwa hidup yang sebenar-benarnya