Rabu, 26 Februari 2020

Sekali Lagi

Sekali lagi

dulu, setiap waktunya mendekati
mendekati untuk saatnya berpisah
gue selalu bilang "ayo, ini untuk yang terakhir kali, kan besok udah nggak bisa"

"ayok nonton konser bareng yuk, nanti kan kita udah gak bisa lagi"
"kesini yuk, buat yang terakhir"
"kapan lagi, kan besok-besok udah gak bisa"

tapi ternyata
hal itu, yang gue bilang buat terakhir kali, malah menjadi sekali lagi


sampai nggak terasa, yang sekali lagi itu menjadi yang terakhir kali


nonton konser terakhir kali
makan bareng terakhir kali
bercengkrama untuk terakhir kali


dan tidak ada lagi terakhir kali untuk sekali lagi

Tidak ada komentar:

tidak peduli yang lalu, tidak pula akan datang saat ini, sekarang, ialah hal yang paling utama. tersadar bahwa hidup yang sebenar-benarnya